ally muhammad

You can destroy my body, But you can’t destroy my souls

Belajar hidup

Belajar hidup, Belajar berdiri dengan kaki sendiri

(berbagi motivasi untuk survive)

Terlalu banyak pengertian hidup ini, hampir setiap individu mempunyai pengertian yang berbeda. Tapi sebuah pengertian singkat dari Ken Hudgins bahwa “The meaning of life is to give life meaning” (arti hidup adalah memberi hidup sebuah arti). Sebuah makna singkat namun sangatlah dalam artinya. Bagaimana cara kita memaknai hidup ini?

Berbicara tentang cara berarti bicara soal proses, proses memaknai hidup. Hidup adalah sebuah proses pemberian makna dari setiap apa yang kita lakukan, dari apa yang kita rasakan. Kesenangan, penderitaan, kekecewaan, dan sebagainya. Itulah kehidupan. Selalu ada tangis dan senyuman. Dari situlah kita mampu menyimpulkan sebuah arti tentang kehidupan yang sementara ini, hidup yang fana ini. Apa yang kita dapatkan dibalik jerit penderitaan? Apa yang kita raih dari senyum kebahagiaan? Semuanya adalah bumbu mutlak hidup yang tak bisa dielakan.

Kita adalah makhluk sempurna yang diciptakan dengan segala kemampuan untuk melakukan segalanya. Sejak kita dilahirkan ke dunia ini dan menjadi bagian dari kehidupan ini, Tuhan telah menyimpan semua kekuatan itu dalam diri kita. Kekuatan yang tak terkalahkan oleh apapun (kekuatan Tuhan). Sifat-sifat keMahaan Tuhan telah Dia berikan kedalam diri kita, hanya saja ada pembatasannya, yaitu kita tidak akan pernah bisa menjadi Tuhan dan menjadi seperti Tuhan yang mempunyai segalanya. Kita hanyalah robot ciptaan yang segala sesuatunya ada di tanganNya.

Apa yang harus dilakukan agar apa yang kita hadapi dan kita lakukan ini memberikan sebuah makna tentang hidup ini?

Kita awali dengan sebuah pertanyaan ”apa yang kita rasakan saat ini?”. Sedih? Gundah? Bimbang? Sebenarnya kita bisa merubah semua perasaan itu hanya dengan mengatakan ”Saya Bahagia Saat ini!!” Kesedihan adalah sebuah perasaan dimana jiwa kita tak memancarkan cahaya. Kita dirundung gelap yang mengkaburkan pandangan mata hati untuk melihat luas dan indahnya kehidupan ini. Cahaya itu datang kembali ketika kita mulai bisa mengabaikan kesedihan itu dengan sesuatu baru yang lebih memberikan kita kenyamanan atau ketenangan. Namun banyak manusia yang sulit merubah kegelapan itu menjadi cahaya. Mereka adalah manusia yang memanjakan deritanya dan menikmatinya. Memanjakan derita dengan mengingat-ingatnya adalah siksaan yang kita ciptakan untuk diri kita sendiri. Kita telah mengikis kekuatan yang diri kita sendiri untuk menjadi manusia bahagia.

Merubah keadaan yang gelap menjadi terang adalah dengan cara selalu menyelami apa2 yang kita hadapi. Ada apa dibalik keadaan yang sedang kita alami saat ini? Apa alasan Tuhan memberikan penderitaan ini? Apa alasan Tuhan memberikan kebahagiaan ini? Tentu itu adalah sebuah teka-teki rumit yang harus dipecahkan, namun kita telah diberi kekuatan yang hebat yang tak kita duga. Karena segala sesuatu yang Tuhan berikan pasti dengan pasangannya. Jika saat ini kita dihadapkan pada keadaan yang sulit, maka yakinlah Tuhan telah memberikan kesempatan pada kita untuk meraih keadaan yang sebaliknya.

Tuhan telah memberikan segenap peralatan hidup kepada kita. Jadi, ketika kita dihadapkan pada keadaan yang sulit, kita telah mempunyai alat untuk memperbaikinya. Tetapi kesalahan kita adalah tidak adanya kepercayaan diri kita akan kekuatan super yang kita miliki. Kebanyakan dari kita masih selalu mengatakan ”saya hanyalah manusia lemah”, ”saya tidak kompeten di bidang itu”. Inilah kalimat ”salah” yang seringakali kita katakan pada diri kita ketika keadaan sulit kita hadapi. Padahal sebenarnya jika kita mau mencoba untuk percaya akan kekuatan itu, kita tidak akan menjadi manusia yang menjadikan dirinya lemah atas perkataannya sendiri.

Kita sering memperkirakan sesuatu itu sulit, padahal kenyataannya kita mampu menghadapi dan melewatinya, meskipun hasil yang tidak maksimal. Hasil adalah proyeksi usaha. Seberapa jauh usaha kita, maka seperti itulah hasilnya. Maka menghadapi hidup adalah bagaimana kita selalu percaya akan kekuatan diri kita bahwa kita mampu melewatinya. Sedang keberhasilan melewati keadaan adalah bagaimana kita selalu mempersiapkan diri kita dengan selalu mempelajari setiap keadaan yang telah kita lewati. Dengan begitu maka kita akan tau setiap makna yang terkandung dalam setiap keadaan yang kita hadapi. Dan itulah makna hidup. Makna yang kita raih dalam setiap keadaan.

Kesimpulannya, arti hidup adalah menyimpulkan setiap makna dari setiap keadaan yang kita hadapi. Caranya adalah dengan mengerti bahwa dari sekecil apapun tindakan yang kita lakukan itu akan memberikan sebuah konsekuensi atau hasil. Dengan mengerti hal itu maka kita akan selalu siap dengan segala konsekuensi yang akan dihadapi dari apa yang kita lakukan dan yang kita rasakan saat ini. Disanalah letak pembelajaran kehidupan (pengalaman). Itulah kehidupan

Adakalanya kita dibawah, merasa lemah

Adakalanya kita terengah, merasa lelah

Adakalanya kita goyah, merasa kalah

Namun nafasMu Tuhan hembuskan kekuatan yang tak kubayangkan

Bahwa sesungguhnya diriku adalah hamba yang kau sayang

Dengan segala keadaan yang menyiksa dan memenjarakan ini

Kau arahkanku pada lembah kesejukan dan kedamaian jiwa yang hakiki

Tasikmalaya 012909

Tues02:52am

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>