Posted by Ally Muhammad Abduh Al Afghani on April 12, 2009
gusar hati terhampar di atas tikar
selembar harapan telah terdampar di pulau gelisah
apa yang tersisa…hanya airmata dan doa jiwa yang teraniaya
seorang pujangga pun kehabisan kata
hanya tinggal tinta dari airmata dan desakan realita
pun pena kini lain fungsi…
tuk menulis luka dan melukis setiap tetesannya…hingga menganga
tak ada kecuali bagi si pecinta lara dan pemanja duka
jiwanya tergoncang galau tiada kira
ia hanya akan berkata “rindukan aku, cintai aku, lihat aku dan kasihi aku”
lihatlah dia berhrap dunia melihatnya
sedang tak pernah ia terbuka melihat seperti dunia
akhirnya hanya kecewalah yang akan selalu jadi jawabnya
lihatlah sekarang!!
Dunia tak henti menyerang
Saatnya nurani menjadi pahlawan
Untuk kemenangan kerajaan jiwa yang sempat terhadang
tundukan sujud ampunan bersama lembayung tenggelam
hidup ini tuk kita menangkan ……
190608
Posted in segenggam motivasi | Tagged: puisi | Leave a Comment »
Posted by Ally Muhammad Abduh Al Afghani on December 6, 2008
Apa yang seharusnya dilakukan, tak dilakukan
Apa yang semestinya ku genggam, kutinggalkan
Seberapa jauh diri ini menjauh dari diri ini
Hingga begitu sulit aku mencari jalan kembali
Haruskah ku tersesat seperti gembala dari komplotannya
Lalu diterkam srigala lapar yang siap dengan strateginya
Lalu siapakah yang kan memapahku pulang membawa tandunya
Sesuatu apakah yang kan relakan dirinya menanduku hingga pulih seutuhnya
Jawablah….bahwa dunia terlalu sibuk untuk itu,,
Namun cinta kan siap taruhkan segalanya untuk itu..
Atau lebih dari itu….
Tasik120608/sat23:51pm
***
untuknya yang kini gundah menanti dirinya kembali
Posted in puisi, segenggam motivasi | Leave a Comment »
Posted by Ally Muhammad Abduh Al Afghani on September 15, 2008
Aku hanya secangkir motivasi di pagi hari
Yang tumpah di atas meja realita dan tak sempat ku minum manis hangatnya sama sekali
Hanya mencium harumnya dan ku tangguh dibuatnya
Posted in puisi, segenggam motivasi | Leave a Comment »
Posted by Ally Muhammad Abduh Al Afghani on September 7, 2008
Embun telah nampak di ujung dahan
Di pucuk2 daun dan pepohonan
Mengabarkan salam sang fajar
Memberi kabar semangat yang harus tetap berkobar.
Mentari masih mengintip dari timur jauh
Dibalik raut halaman pagi yang merah merona bersama cahaya
Tersirat di bujur timur sebuah pengantar pagi ini
Kalimat dari Kasih Nya
Tertera jelas kata-katanya
”Gapailah hari ini dengan antusias tinggi dan semangat yang tak berbatas”
Karena Dia menyayangi kita
Hanya saja kita yg mungkin lupa membalasnya
Titiplah salam pada gemawan putih yang beriring
Titilah hari ini dibawah teduh doanya
Lalu langkahilah semua jalan terjal yang menjadi cobaan
Untuk merangkai kata di baris pelangi yang tercipta dari hujan dan matahari
Selamat pagi…..
Posted in segenggam motivasi | Leave a Comment »
Posted by Ally Muhammad Abduh Al Afghani on September 7, 2008
Telah berlalu malam,
telah menjauh bulan,
telah dimulai pula pembaharuan kehidupan.
Dengan segala perlengkapannya.
Bersama waktu yang tak akan mengalah untuk mengulang.
Kini saatnya pembukaan mata atas cahaya terang di ufuk timur sana.
Pemberian salam baru untuk sang fajar dan selamat jalan untuk bintang yang berpijar.
Aku dan di hari ini…milikmu Tuhan
Maka jadikanlah hari ini benar2 milikku seutuhnya.
Jadikanlah aku yang terbaik didalamnya.
Pengisinya yang bijaksana.
Dan jadikanlah aku…
PengabdiMu selamanya….
Posted in segenggam motivasi | Leave a Comment »
Posted by Ally Muhammad Abduh Al Afghani on August 29, 2008
Ada rembulan sebagai penghias malam
Ada bintang berkedipan sebagai ornament angkasa
Namun telah pergi kini
Ada embun sebagai penyejuk di pagi hari,
Namun telah hilang kni
Ada mentari sebagai cahaya di siang ni
Namun kan berakhir nanti
Mampukah semua yang telah hilang tetap ada sebagai bara
Tetap cantik seperti semula
Sebagai pemantik api saat gelap mendera??
tasikmalaya, Aug 15 2008
Friday 13:05
Posted in segenggam motivasi | Leave a Comment »
Posted by Ally Muhammad Abduh Al Afghani on August 29, 2008
Bulan telah meredup, bintangpun hilang terkikis kabut.
Pagi…dia kembali dengan hamparan luas halaman putih yang baru.
Beserta tinta semangat yangg penuh warna memikat dan pena tekad yang akan melahap segala bentuk tantangan dan rintangan yang menghadang.
Semua telah disuguhkan.
Dia menanti tangan kita memungutnya dengan kemauan dan keseriusan.
Agar tak lagi lembar putih itu hanya terisi dengan coretan2 hidup tanpa makna dan tetesan keringat sia2 dari pencarian yang tak berguna.
Maka hapuslah segala duka, sang mentari selalu menyambut dengan senyuman dan kicau burung selalu menyapa kebahagiaan.
Lalu mengapa kita masih bangun dengan selimut lusuh sebuah ratapan dan bantal kotor kegelisahan.
Raih semua kekuatan pagi itu dengan salam penyambutan dan rasa syukur yang dalam.
Berdoalah semoga segala usaha di hari ini berisi hikmah dan pembelajaran yang akan membuat kita semakin dewasa dan bijaksana.Amin.
Posted in segenggam motivasi | Leave a Comment »
Posted by Ally Muhammad Abduh Al Afghani on August 28, 2008
Setitik embun kan melepas dahaga harapanku
Senyum sang fajar telah membuatku begitu sanggup tuk berjalan lagi
Sebutir mimpi kan mejadi nyata hari ini
Bersama secangkir teh hangat,,aku bakar semangat
Dengan segelas doa aku memelas untuk stamina dan tenaga ekspresiku di hari ini
Agar aku tak mati dan menjadi manusia peniru sejati
Suasana ini sangat hak tuk mnjdi inspirasi
Dan menuangkan ide2 cemerlang untuk perubhan
Saatnya kembali ke kancah perjuangan. Menuju hari yang didambakan…hari kemenangan…
Posted in segenggam motivasi | Leave a Comment »