Posted by Ally Muhammad Abduh Al Afghani on May 29, 2009
Mataku perih
Sept 0908
03:12 am
Ujung rambutmu merah pewarna
Dahi pipimu dipoles serbuk bersih pemutih
Pipinya sedikit memerah
Alismu hitam lentik tanpa kurang sedikit
Hitam bola matamu luput dengan selaput lensa kontak
Bibirmu bening penuh intrik dengan olesan lipstik
Dagu belah seperti apel yg baru dipetik Read the rest of this entry »
Posted in puisi | Tagged: puisi | 2 Comments »
Posted by Ally Muhammad Abduh Al Afghani on April 16, 2009
Sekian untuk hari ini,
karena aku kan kembali bermimpi
Mendulang jutaan emas berlian di ladangku esok hari
Hanya saja misteri masih terlalu pekat menyelimuti akan kehadiranku di esok pagi
Maka biarlah ku pejamkan mata sejenak menikmati ketenangan
Biarlah gonjang-ganjing itu terlupakan beberapa saat
Karena harapan takan pernah surut terbawa ombak jauh ke tengah samudera Read the rest of this entry »
Posted in puisi | Tagged: puisi | Leave a Comment »
Posted by Ally Muhammad Abduh Al Afghani on April 12, 2009
gusar hati terhampar di atas tikar
selembar harapan telah terdampar di pulau gelisah
apa yang tersisa…hanya airmata dan doa jiwa yang teraniaya
seorang pujangga pun kehabisan kata
hanya tinggal tinta dari airmata dan desakan realita
pun pena kini lain fungsi…
tuk menulis luka dan melukis setiap tetesannya…hingga menganga
tak ada kecuali bagi si pecinta lara dan pemanja duka
jiwanya tergoncang galau tiada kira
ia hanya akan berkata “rindukan aku, cintai aku, lihat aku dan kasihi aku”
lihatlah dia berhrap dunia melihatnya
sedang tak pernah ia terbuka melihat seperti dunia
akhirnya hanya kecewalah yang akan selalu jadi jawabnya
lihatlah sekarang!!
Dunia tak henti menyerang
Saatnya nurani menjadi pahlawan
Untuk kemenangan kerajaan jiwa yang sempat terhadang
tundukan sujud ampunan bersama lembayung tenggelam
hidup ini tuk kita menangkan ……
190608
Posted in segenggam motivasi | Tagged: puisi | Leave a Comment »