Home > Gudang Sastra > hujan

hujan

di bawah langit di atas bukit

hujan mengepung bergemericik

melayang lah angan2 manusia didera panik

aku yang licik bergumam di balik manik2

knp kita terlihat lunglai kala ada badai

padahal hujan bukan untuk membuat rambut berhenti terurai

knp kita terlihat ganas ketika mentari mulai memanas

padahal ia bukan untuk membuat semangat terlepas

hari-hari ada adalah hujan dan panas

keindahan paras sang alam yang tiada berbalas

karena saat hujan berhenti

terbelahlah bumi oleh baris pelangi

yang tercipta oleh hujan dan matahari

indah sekali hidup ini

jika saja kita mau utk selalu mengerti

bahwa takan ada kebahagiaan tanpa derita sebelumnya

dibawah gemercik hujan diatas langit tasik aku bergumam tentang hujan

090808/tue 12:11 pm

Advertisements
Categories: Gudang Sastra
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s