Home > News > Golput Menang di Jabar! Umat Islam Jabar Tolak Demokrasi

Golput Menang di Jabar! Umat Islam Jabar Tolak Demokrasi

golput

Dari total 32.536.980 daftar pemilih tetap (DPT) yang telah di tetapkan KPU Jabar Selasa (15/1/2013) lalu untuk pilgub Jabar 2013, ternyata lebih dari setengahnya atau sekitar 17.060.232 tidak menggunakan hak pilihnya untuk nyoblos dan hanya 15.203.165 DPT yang menggunakan hak pilihnya untuk ke lima cagub cawagub Jabar 2013. Jika angka ini bertahan hingga pengumuman “pemenang” pilgub Jabar 2013 ini, maka jelas golput menang telak!

Berikut hasil perhitungan sementara KPU Jabar dalam situs resminya www.kpu.jabarprov.go.id :

  1. AHER – DEMIZ              5,294,861 ( 31.9% )
  2. RIEKE – TETEN              4,769,206 (28.7%)
  3. DEDE – LEX                    4,181,681 (25.2%)
  4. YANCE – TATANG         2,091,807 (12.6%)
  5. DIK-DIK – CECEP             286,334 (1.7%)

TOTAL                            16,623,889

SISA (GOLPUT)             15,913,091

Berbeda sedikit dengan Lembaga Survei Indonesia dalam situs resminya www.lsi.or.id yang menyatakan bahwa tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Jawa Barat adalah 65,84 % atau 20.971.208 dan sisanya 34,16% atau 11.291.956 DPT tidak menggunakan hak pilihnya (mereka lebih menggunakan haknya untuk tidak ikut nyoblos).

Angka golput jelas jauh melebihi pemegang suara terbanyak Aher & Demiz. Apalagi jika jumlah golput tersebut di tambahkan dengan jumlah pemilih yang tidak memilih Aher-Demiz, maka akan kita temukan pertanyaan Benarkah Jawa Barat memilih Aher-Demiz atau calon lainnya sekalipun? Silahkan anda simpulkan sendiri siapa yang menang?

Lembaga survei Pusat Kajian Pembangunan Strategis (Puskaptis) mencatat  angka golput tertinggi berasal dari tiga daerah “Tiga daerah itu adalah Bekasi, Bogor, dan Depok,” kata Direktur Eksekutif Puskaptis, Husin Yazid, dalam jumpa pers di kawasan Menteng, Ahad, 10 Februari 2013. Ketiga daerah itu menyumbang angka golput hingga 15 persen dari total kemungkinan golput 30 persen daftar pemilih pemilu Jawa Barat.

Dengan berbagai alasan masyarakat Jawa Barat tidak menggunakan hak pilihnya. Diantara mereka ada yang memilih untuk tinggal di rumah dan menggunakan hari libur itu untuk berlibur bersama keluarga daripada pergi ke TPS. Ada juga yang karena mereka sudah paham tentang rusaknya system demokrasi ini dan hilangnya kepercayaan masyarakat akan parpol yang notabene tidak pernah membuktikan apa-apa selain korupsi dan semakin bobroknya moral dari para petinggi partai itu sendiri.

Namun menurut Ketua Pusat Kajian dan Kepakaran Statistika Jurusan Statistika Universitas Padjadjaran, Toni Toharudin seperti di lansir Radar Bogor bahwa warga yang memilih golput itu berada pada usia 32 tahun ke bawah dan kebanyakan sudah melek informasi mengikuti perkembangan politik yang terjadi.

Toni menambahkan, alasan banyaknya masyarakat yang tidak akan berpartisipasi dalam Pilgub Jabar 2013 antara lain karena kasus negatif para politisi atau elite partai, konflik yang terjadi dalam partai politik, dan janji-janji yang meragukan. “Lalu cagub atau cawagub yang tidak menunjukkan bahwa Jabar akan berubah, tidak cakap, dan tidak visioner,” tukasnya.

Bagaimana tidak, propaganda besar-besaran tentang kesia-siaan dan keharaman ikut pemilu terus dilakukan oleh aktifis Islam di dunia maya. Ini adalah salah satu bukti keberhasilan dakwah tauhid yang dilancarkan aktifis Islam khususnya di dunia maya (baca:internet) melalui situs berita, media social dan lainya. Di Bandung, aktifis Islam menyebarkan pamphlet berisikan fatwa-fatwa tentang kerusakan demokrasi dan hukum haramnya mengikuti pemilu. Ini menambah keyakinan masyarakat untuk tidak ikut serta dalam pemilu.

Melihat kondisi masyarakat yang semakin melek tauhid dan paham akan rusaknya tatanan kehidupan jika diatur oleh hukum buatan manusia, maka mari kita semua berdoa semoga semua ini adalah awal dari keruntuhan Demokrasi dan hukum-hukum sampah buatan manusia serta akan kembalinya kejayaan Islam di muka bumi ini. Allohu Akbar! (journally)

Wallohu’alam bishowab.

Advertisements
Categories: News Tags: ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s